Category Archives: Tata Ruang Kawasan Perkotaan

Tatenger Kota Bangkalan

BANGKALAN – Sebelum berubah menjadi bangunan yang artistik seperti yang ada sekarang, tugu kota yang terletak di ujung timur Jalan A. Yani  merupakan tugu prasasti yang memuat pernyataan pemberian prediket dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur bahwa masyarakat Kabupaten Bangkalan, tepat pada tanggal 15 Mei 1989, dari usia 15 sampai 40 tahun, dinyatakan bebas tributa. Tugu prasasti yang ditandatangani oleh bapak Soelarso, Gubernur Jawa Timur pada waktu itu (1988-1993),  tidak lain bertujuan untuk mendorong masyarakat luas untuk terus mendukung terwujudnya masyarakat  Bangkalan bebas dari tiga hal : buta aksara, buta pengetahuan dan buta keterampilan (pekerjaan). Pemberantasan tributa merupakan salah satu program yang digalakkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada tahun 80-90 an.

         Dengan adanya peningkatan program tersebut pada saat ini, diantaranya melalui peningkatan Program Penuntasan Melek Huruf (PMH) di semua kecamatan pada saat ini, maka pada tahun 2007, maka tugu tersebut memperoleh apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan, ditingkatkan fungsinya tidak hanya tetap sebagai tugu yang memuat prasasti Bangkalan bebas dari Tributa, akan tetapi juga menjadi salah satu bangunan publik yang berfungsi sebagai penandaan tata ruang yakni sebagai ‘tatenger’ kota Bangkalan. Selain memperindah kota, tugu tersebut di lengkapi pula dengan petunjuk waktu bagi masyarakat Bangkalan, berupa jam digital. Karena letaknya tepat berada di perempatan jalan poros, tugu ini bisa terlihat dari seluruh ruas jalan utama.

Tugu Bebas Tributa Bangkalan,  sebelum dipugar (2006)

Tinggalkan komentar

Filed under Tata Ruang Kawasan Perkotaan

Alun-alun Bangkalan

Alun-alun Bangkalan.

Tinggalkan komentar

Filed under Tata Ruang Kawasan Perkotaan

Drainase di kota Bangkalan

Saluran air yang berada disepanjang sisi selatan jalan Soekarno Hatta (Ring Road Timur) ini memiliki fungsi yang sangat vital, selain sebagai bangunan ‘affour’ yang berfungsi menerima limpahan genangan air yang berasal dari areal persawahan yang over load karena hujan, saluran air yang memiliki panjang 2955 m lebar 5 m dan bermuara ke sungai Jambu ini juga merupakan bagian dari sistem drainase perkotaan yang selama ini berfungsi mencegah maupun mengurangi terjadinya banjir di kota Bangkalan.

Tinggalkan komentar

Filed under Tata Ruang Kawasan Perkotaan

Alun-alun Bangkalan

Areal yang tepat berada ditengah kota ini merupakan alun – alun bagian selatan. Berfungsi sebagai kawasan Ruang Terbuka HIjau (RTH) atau sebagai paru-paru Kota Bangkalan. Digunakan sebagai tempat kegiatan upacara – upacara resmi maupun event – event penting daerah, areal ini didominasi oleh tanaman lindung jenis ‘gombor’. Dilengkapi pula dengan sarana lapangan tenis, tempat bermain anak dan lapangan sepakbola. Belakangan ini, sebagian arealnya telah menjadi “Pumara” atau Pusat Makanan Rakyat, digelar di malam hari.

Tinggalkan komentar

Filed under Tata Ruang Kawasan Perkotaan